Tiket Pesawat Jakarta ke Padang

Dampak Mahalnya Tiket Pesawat Jakarta ke Padang yang Mencekik Para Pemudik

Others

Mudik Lebaran merupakan momen yang paling di tunggu-tunggu masyarakat, terutama yang merantau ke luar daerah untuk bertemu dengan keluarga besarnya. Padang menjadi salah satu kota yang masyarakatnya sebagian besar merantau di Jakarta untuk mencari nafkah keluarga. Agar momen Lebarannya dapat mereka nikmati lebih lama, tidak jarang mereka membeli tiket pesawat Jakarta ke Padang supaya lebih cepat sampai.

Penggunaan pesawat ke Padang pastinya membuat perjalanan para pemudik lebih cepat sampai dengan hanya beberapa jam saja. Berbeda dengan memakai kapal yang membutuhkan waktu beberapa hari di tengah laut, belum lagi merasakan mabuk laut yang membuat tubuh tidak nyaman. Tidak heran para pemudik menyisihkan tabungannya untuk membeli tiket ke Padang.

Namun, seiring berjalannya waktu, harga tiket pesawat yang menuju ke Padang seakan semakin tinggi. Tidak sedikit pemudik yang harus merasakan dampak mahalnya tiket untuk pulang kampung ke salah satu kota di Sumatera Barat tersebut. Berikut beberapa dampaknya.

  1. Harus menabung dari jauh-jauh hari

Mahalnya pesawat ke Padang tentu membuat para pemudik harus mengeluarkan biaya ekstra saat membelinya. Rata-rata harga pesawat yang menuju ke Padang saat ini sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 jutaan. Berbeda di tahun-tahun sebelumnya yang harganya tidak mencapai Rp 1 juta, bahkan sekitar Rp 800 ribu saja. Harga tersebut yang membuat masyarakat perlu menabung dari tahun sebelumnya agar bisa membeli tiket pesawatnya.

Anda yang tidak menabung dari jauh-jauh hari, akan bingung membayarnya, apalagi baru memesan mendekati hari keberangkatan. Belum lagi harga pesawat termasuk tidak konsisten karena di waktu tertentu harga bisa saja turun maupun naik.

  1. Mencicil

Salah satu dampak yang pastinya para pemudik rasakan adalah mencicil pembelian tiket pesawat Jakarta ke Padang. Di saat mereka ingin merencanakan pulang kampung tapi tiba-tiba harga tiketnya semakin mahal, mau tidak mau mereka harus mencicil pembelian tiketnya agar rencana mudik Lebaran bisa tetap dilakukan.

Saat ini memang sudah ada banyak penyedia jasa cicilan online yang bisa digunakan. Ada pula e-commerce pemesanan tiket yang sekaligus menyediakan layanan cicilan untuk pembayarannya. Pemudik menggunakan layanan cicilannya dengan tenor hingga 6 bulan agar tiket pesawat masih tetap didapat meskipun harganya yang mencekik.

  1. Transit

Tiket pesawat menuju ke Jakarta membuat pemudik harus mengatur strategi agar bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Salah satu strategi yang saat ini banyak dipakai pemudik yaitu melakukan transit terlebih dahulu ke kota lain atau bahkan ke negara tetangga. Namun, dari beberapa survey yang sudah dilakukan oleh beberapa pihak kepada calon penumpang pesawat, sebagian besar dari mereka harus melakukan transit ke luar negeri, terutama ke Malaysia.

Para penumpang menganggap kalau mereka transit ke Malaysia, harga tiketnya akan jauh lebih murah dibandingkan langsung ke Padang. Perbedaan harga yang bisa mereka dapatkan bahkan mencapai sekitar Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Perbandingan harga yang lumayan besar tersebut tentu menjadi keuntungan sendiri bagi pemudik meskipun waktu perjalanannya semakin lama.

  1. Batal pulang ke Padang

Dampak yang tidak jarang dirasakan oleh para pemudik yaitu batal merayakan momen Lebaran bersama dengan keluarga. Mengingat harga tiket pesawat Jakarta ke Padang tergolong mahal, rencana pulang kampung harus mereka urungkan. Tabungan yang tidak mencukupi untuk membeli tiketnya yang mahal, mau tidak mau mereka tetap di Jakarta.

Semakin banyaknya penumpang yang menjerit dengan harga tiket pesawat yang mahal, pemerintah sedang berusaha menyesuaikan harga agar masyarakat bisa menikmati menggunakan pesawat dengan harga yang terjangkau. Selain itu, pihak maskapai pun akan tetap mendapatkan keuntungan yang tidak terlalu jauh saat harganya masih tinggi.